TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi meluncurkan Program Doktor Manajemen Teknologi (DMT) dalam acara yang digelar di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Peresmian ini dihadiri jajaran Board of Directors Kompas Gramedia, pimpinan rektorat UMN, pimpinan fakultas, serta tamu undangan lainnya.
Peresmian program ditandai dengan pemukulan gong oleh jajaran Kompas Gramedia, Ketua Yayasan, dan rektorat UMN.
Peluncuran Program DMT menjadi langkah strategis UMN dalam memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan di Indonesia, sekaligus menjawab tantangan global di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, mengatakan Program DMT merupakan bagian dari roadmap jangka panjang penguatan riset di UMN.
Menurutnya program ini bukan sekadar penambahan jenjang akademik, melainkan strategi membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
"Sebagaimana suatu perguruan tinggi, program DMT menjadi salah satu rencana jangka panjang UMN. Program ini menggabungkan ilmu manajemen dan ilmu teknologi, tidak secara teknis tentunya, tetapi melihat perspektif teknologi saat ini yang kian pesat, salah satunya Artificial Intelligence (AI)," kata Andrey.
Program DMT, kata Andrey, berlandaskan visi Excellent Education With Strong Research.
Riset bertaraf internasional
Melalui program ini, UMN menargetkan lahirnya riset bertaraf internasional yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat, industri, serta kebijakan publik.
"Dengan mengikuti program Doktor Manajemen Teknologi, tentu mahasiswa tidak hanya menghasilkan riset yang berdampak saja, tapi juga secara langsung mengasah kemampuan analisis, kemampuan conceptual thinking, professional skill, dan yang terpenting menjadi insan yang terus mau belajar (lifelong learner)," katanya.
Andrey berharap lulusan Program DMT dapat menduduki posisi strategis di perusahaan maupun pemerintahan serta menerapkan strategi berbasis teknologi yang berdampak luas.
Acara juga diisi pemaparan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasional serta Dekan Fakultas Bisnis UMN.
Program DMT UMN dirancang dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan manajemen strategis, teknologi digital, dan prinsip keberlanjutan.
Kurikulum program ini mengadopsi perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam manajemen teknologi.
Gunakan pendekatan interdisipliner
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasionalisasi UMN, Prof. Dr. Friska Natalia, S.Kom., M.T., menegaskan bahwa pendekatan interdisipliner menjadi kekuatan utama program ini.
Baca tanpa iklan