News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Ruang Server Masjid Istiqlal Kebakaran, Mobil Damkar dan PMI Berdatangan

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEBAKARAN MASJID ISTIQLAL – Sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di halaman Masjid Istiqlal Jakarta bersamaan Salat Tarawih perdana Ramadan 1447 H/20206 M, Rabu malam (18/2/2026). Api diduga berasal dari ruang server yang menjadi bagian infrastruktur pendukung sistem keamanan masjid.

Ramdan menyebut waktu penanganan hanya sekitar lima menit.

“Terima berita kurang lebih jam 20.40 WIB. Penanganannya tidak lama, kurang lebih 5 menit karena kita persiapan pakai peralatan SCBA,” ucapnya.

Pada pukul 20.45 WIB api berhasil dilokalisir. Petugas kemudian melakukan proses pengeluaran asap dari ruangan.

“Pas masuk memang ada api, tidak terlalu besar cuma ya lumayan ada setengah meteran lah di bawah. Lalu berhasil kita padamkan dengan APAR. Sisanya hanya asap yang masih pekat sekali,” ungkap Ramdan.

Sebanyak 4 unit mobil pemadam dengan 20 personel dikerahkan. Laporan pukul 21.15 WIB memastikan ruangan server sudah kembali aman dan bersih dari asap.

“Aman, sudah keluar semua asapnya. Karena response time kita cepat, pos kita dekat di lingkungan Istiqlal,” tutur Ramdan.

 
Investigasi Lanjutan

Meskipun dugaan sementara mengarah pada UPS, Ramdan menegaskan penyebab pasti kebakaran masih menunggu penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau kami hanya sebatas pemadaman, nanti untuk penyebabnya ada tim investigasi,” tutupnya.

Meski kebakaran terjadi di ruang server, petugas memastikan pusat kendali utama CCTV tidak terdampak.

Ruang server yang terbakar merupakan bagian dari infrastruktur pendukung sistem keamanan, khususnya perangkat cadangan daya (UPS), sehingga fungsi pengawasan tetap berjalan normal.

 
Dilengkapi 400 CCTV Biometrik

Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal mengatakan Masjid Istiqlal diperkuat dengan sekitar 400 kamera CCTV di setiap sudut kawasan.

Sebagian kamera dilengkapi teknologi biometrik yang mampu mengenali wajah dan memverifikasi identitas secara otomatis.

“Bahkan ada CCTV kita biometrik ya. Jadi kalau ada yang nyolong di sini itu ada sekitar 400 CCTV di sini itu pasti ketahuan,” kata Nasaruddin Umar di lokasi, usai mengikuti Salat Tarawih.

Selain memantau tindak kejahatan, sistem ini juga menghitung jumlah jemaah melalui x-ray di pintu masuk serta mendeteksi benda berbahaya.

“Itu ketahuan melalui CCTV, mereka enggak bisa nyangkal karena bisa di-zoom. Jadi sistem keamanan kita ini super canggih,” lanjut Nasaruddin.

Ia mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang terlarang.

“Jangan mencoba-coba membawa senjata tajam atau senjata api, itu bisa terdeteksi,” tegasnya.

 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masjid Istiqlal Terbakar, Api Berasal dari Ruang Server

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini