Peringatan ini pertama kali dirayakan pada 2007 dan sebelumnya dikenal sebagai Hari Perawatan Telinga Internasional sebelum berganti nama pada 2016, dikutip dari National Today.
Setiap tahun, WHO menetapkan tema khusus serta menyediakan materi edukasi dalam berbagai bahasa guna mendorong langkah preventif dan akses layanan kesehatan pendengaran yang lebih luas.
Isu gangguan pendengaran menjadi perhatian global karena dapat berdampak pada kualitas hidup, pendidikan, hingga produktivitas seseorang.
Melalui World Hearing Day, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan telinga, melakukan deteksi dini, serta mengurangi risiko paparan suara bising berlebihan.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Cap Go Meh 2026
Baca tanpa iklan