Guna mendukung visi menjadi think tank kebijakan publik kelas dunia, Politeknik STIA LAN juga ditargetkan memperluas kolaborasi internasional dengan sasaran 50 MoU aktif dan 15 mitra global pada 2029.
Romy menyatakan komitmennya untuk mengawal alokasi anggaran khusus demi memastikan keberlanjutan program revitalisasi ini. Menurutnya, pembenahan fasilitas di lembaga pendidikan kedinasan merupakan investasi jangka panjang bagi birokrasi Indonesia.
“Revitalisasi fasilitas digital di kawah candradimuka ini adalah investasi langsung bagi birokrasi yang efektif, adaptif, dan melayani rakyat,” pungkas Romy.
Baca tanpa iklan