News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tanggal 14 Maret 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatannya

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERINGATAN 14 MARET - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Jumat (13/3/2026). Pada tanggal 14 Maret 2026, terdapat beberapa peringatan internasional yang dikenal luas.

Di banyak budaya pada masa lalu, kesempatan belajar lebih banyak dimiliki oleh laki-laki dibandingkan perempuan.

Karena itu, salah satu tujuan utama peringatan Hari Matematika Internasional adalah mendorong kesetaraan akses pendidikan, khususnya bagi perempuan dan anak perempuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Hari ini juga menjadi ajang bagi siswa, guru, peneliti, serta masyarakat umum untuk merayakan matematika melalui berbagai kegiatan seperti lomba, diskusi ilmiah, permainan logika, hingga pameran pendidikan.

Hari Matematika Internasional secara resmi diproklamasikan oleh UNESCO pada tahun 2019 dan pertama kali dirayakan secara global pada 14 Maret 2020. 

Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan Pi Day, yang merujuk pada angka 3,14, nilai pendekatan dari konstanta matematika π (pi) yang sangat penting dalam berbagai perhitungan ilmiah.

Setiap tahunnya, peringatan ini mengangkat tema berbeda, seperti Mathematics for a Better World, Mathematics Unites, hingga Mathematics for Everyone.

2. International Fanny Pack Day (Hari Tas Pinggang Internasional)

Selain peringatan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, tanggal 14 Maret juga bertepatan dengan International Fanny Pack Day, yang diperingati setiap Sabtu kedua di bulan Maret.

Hari ini memiliki cerita yang cukup unik. 

Gagasannya berasal dari seorang warga Portland, Amerika Serikat, bernama Nick Yates pada tahun 2007, dikutip dari National Today.

Suatu malam setelah menghadiri sebuah pesta, Yates bertemu dengan seorang tunawisma. 

Ia kemudian memberikan makanan yang kebetulan dibawanya di dalam tas pinggang miliknya.

Pengalaman sederhana tersebut menginspirasinya untuk mengadakan gerakan sosial dengan mengajak masyarakat mengisi tas pinggang mereka dengan makanan ringan, kemudian membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan.

Sejak saat itu, International Fanny Pack Day tidak hanya menjadi perayaan aksesori fashion, tetapi juga simbol kepedulian sosial.

Tas pinggang sendiri pernah menjadi tren besar pada era 1980-an hingga 1990-an. 

Aksesori ini digemari karena praktis dan aman untuk membawa barang-barang kecil seperti dompet, ponsel, atau kunci.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini