Gagasan peringatan ini muncul dari pertemuan berbagai organisasi lingkungan pada tahun 1995 di Brasil.
Beberapa kelompok yang terlibat antara lain International Rivers Network, Save the Narmada Movement dari India, serta organisasi lingkungan dari Amerika Latin dan Eropa.
Kemudian pada 1997, dalam pertemuan internasional masyarakat yang terdampak proyek bendungan di Curitiba, Brasil, disepakati bahwa 14 Maret akan menjadi hari aksi global untuk sungai, air, dan kehidupan.
Sejak saat itu, berbagai kegiatan dilakukan setiap tahunnya, seperti kampanye lingkungan, diskusi publik, aksi bersih sungai, hingga advokasi kebijakan.
Peringatan ini juga menyoroti berbagai masalah yang dihadapi sungai di dunia, mulai dari pencemaran, pembangunan bendungan besar, hingga kerusakan ekosistem.
Tujuannya adalah mengajak masyarakat dan pemerintah untuk menjaga sungai agar tetap sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(Tribunnews.com/Farra)
Baca tanpa iklan