News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

PDIP Sebut Jokowi Keliling Indonesia Jadi Ancaman bagi Prabowo

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JOKOWI TINGGALKAN JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyapa warga dari atas kendaraan Maung di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024), saat meninggalkan Jakarta menuju Solo usai masa jabatannya berakhir. Terkini, politikus PDIP Mohamad Guntur Romli menilai rencana Jokowi kembali berkeliling Indonesia mengandung pesan politik dan dapat dibaca sebagai ancaman bagi Presiden Prabowo Subianto.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang juga mantan kader PDI Perjuangan (PDIP), kembali berkeliling Indonesia mulai Juni 2026 memunculkan pembacaan politik dari partai berlambang banteng tersebut.

Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli menilai agenda Jokowi itu bukan sekadar kegiatan menyapa masyarakat, melainkan mengandung pesan politik bagi Presiden Prabowo Subianto.

“Pertama, ini pesan halus sekaligus ancaman bagi Prabowo. Jokowi ingin menyatakan: ‘Saya masih diperhitungkan’,” kata Guntur Romli kepada Tribunnews.com, Minggu (17/5/2026).

Menurut Guntur, agenda keliling daerah itu dapat menjadi modal konsolidasi dukungan politik Jokowi di tengah dinamika pemerintahan saat ini.

Ia juga menyinggung posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai menjadi figur paling dekat dengan keberlanjutan pengaruh politik Jokowi.

Guntur kemudian mengaitkan langkah tersebut dengan potensi kontestasi politik menuju 2029.

“Atau, ini persiapan jangka panjang menyaingi 2029, menjaga pengaruh dinasti Jokowi di tengah Prabowo yang punya basis sendiri, kalau pasangan Prabowo-Gibran cerai di tengah jalan,” ujarnya.

Baca juga: Benarkah Kata Prabowo Orang di Desa Tak Pakai Dolar? Padahal 90 Persen Kedelai Indonesia Masih Impor

Janji Pulang ke Solo Disorot

Selain membaca adanya pesan politik, Guntur juga menyinggung pernyataan Jokowi menjelang akhir masa jabatannya sebagai presiden.

Menurut dia, publik sebelumnya mendengar pernyataan Jokowi yang ingin kembali ke Solo dan menjalani kehidupan sebagai warga biasa setelah tak lagi menjabat.

Namun, rencana Jokowi kembali berkeliling Indonesia dinilai bertolak belakang dengan pernyataan tersebut.

“Ini malah akan terus menghimpun kekuatan politik. Itu pilihan pribadi Jokowi, tapi publik makin yakin omongan Jokowi tidak bisa dipegang alias tukang bohong,” ucapnya.

Gibran hingga Kaesang Ikut Disebut

Guntur juga menilai langkah Jokowi itu berkaitan dengan upaya menjaga pengaruh politik keluarganya yang kini berada di lingkar kekuasaan.

Ia menyebut Gibran Rakabuming Raka menjabat Wakil Presiden, Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sementara Bobby Nasution menjabat Gubernur Sumatera Utara.

Karena itu, menurut dia, Jokowi memiliki kepentingan untuk tetap menjaga kekuatan politik tersebut.

“Semua analisa di atas muaranya satu: syahwat politik Jokowi masih tinggi,” kata Guntur.

Baca juga: Jokowi Akan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Kesehatannya Disebut Sudah 99 Persen Pulih

Projo Sebut Jokowi Siap Turun Gunung

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini