News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel

9 WNI Disandera, DPR Desak Pemerintah Lobi AS dan Israel, Singgung Prabowo Dekat dengan Donald Trump

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mendesak pemerintah untuk melakukan lobi kepada Israel dan Amerika Serikat (AS) dalam proses pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah disandera Israel.

Update terbaru dari panitia misi kemanusiaan ke Palestina, Global Sumud Flotilla (GSF) melalui unggahan di media sosial Instagram, per Rabu (20/5/2026) dini hari, seluruh kapal tujuan Gaza telah dicegat Israel, dengan kapal terakhir yang diintersep Zionis adalah Lubya (Kasr-1 Sadabad).

Dalam kapal Sadabad, diketahui terdapat dua WNI. Kini, total ada sembilan WNI yang ditangkap.

Berikut ini sembilan WNI yang tergabung dalam rombongan kapal GSF dan dilaporkan ditangkap oleh militer Israel:

  1. Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat di Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad dari Spirit of Aqsa di Kapal Kasr-1 Sadabad
  5. Hendro Prasetyo dari SMART 171 di Kapal Kasr-1 Sadabad
  6. Jurnalis Republika, Bambang Noroyono, di Kapal BoraLize
  7. Jurnalis Republika, Thoudy Badai Rifan Billah, di Kapal Ozgurluk
  8. Jurnalis Tempo, Andre Prasetyo Nugroho, di Kapal Ozgurluk
  9. Jurnalis yang berkontribusi untuk iNewsTV, BeritaSatu, dan CNN Indonesia, Rahendro Herubowo, di kapal Ozgurluk

Kesembilan WNI ini merupakan anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0.

Dalam pernyataannya, Oleh Soleh mulanya menyampaikan keprihatinan.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI tersebut juga meminta pemerintah memastikan keselamatan para relawan.

"Sesungguhnya kami, Komisi I ikut prihatin ya," kata Oleh Soleh, dalam program Sapa Indonesia Pagi, Rabu (20/5/2026).

"Tentunya kita, DPR, akan terus berusaha melakukan komunikasi melalui pemerintah dan mendesak pemerintah untuk terus melakukan lobi kepada Israel dan tentunya juga Amerika."

"Agar para relawan perdamaian dunia ini mendapatkan atensi dan memastikan mereka yang disandra oleh Israel betul-betul selamat. Tidak ada luka, tidak ada cacat, dan tentunya ia bisa sesegera mungkin kembali ke Indonesia."

Baca juga: Pasukan Israel cegat seluruh kapal Global Sumud Flotilla ke Gaza, sembilan WNI ditangkap

Komisi I DPR RI Segera Gelar Rapat dengan Kemlu RI

Oleh Soleh juga tidak menafikan bahwa upaya lobi akan sulit, mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Meski demikian, ia menyatakan bahwa Komisi I DPR RI akan segera menggelar rapat dengan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) demi membahas pembebasan sembilan WNI yang disandera Zionis Israel. 

"Nah, dalam hal ini tentu Pak Menlu terus berkoordinasi melakukan langkah-langkah terbaik," tutur Oleh.

"Namun demikian, Indonesia belum punya hubungan diplomatik dengan Israel sehingga ini cukup menyulitkan tentunya komunikasi dengan para sandera yang ada di Israel."

"Komisi 1 insyaallah dalam waktu dekat akan rapat dengan Kemenlu dan salah satu bahasan yaitu soal penyanderaan ini, juga bagaimana langkah-langkah dalam rangka penyelamatan, juga hal-hal lain terkait geopolitik di Timur Tengah."

BERANGKAT KE GAZA - Kapal Handala Freedom Flotilla menyatakan memulai misi kemanusiaan ke Gaza. Israel kerap mencegat dan menahan kru-kru kapal gerakan kemanusiaan ini saat hendak memasuki ke Gaza. (Kredit: Koalisi Freedom Flotilla)

Singgung Kedekatan Prabowo dan Donald Trump

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini