Anies Kritik Kondisi Ekonomi
Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja.
Bahkan, Anies juga menyindir sikap sejumlah pejabat yang dianggap masih bercanda di tengah situasi serius yang dirasakan masyarakat.
Hal itu disampaikan melalui video yang diposting melalui akun Instagram @aniesbaswedan pada Rabu (20/5).
Anies menyoroti harga kebutuhan pokok yang naik, lapangan kerja yang semakin sulit, hingga daya beli masyarakat yang menurun.
Ia menyayangkan di tengah kondisi tersebut, masih ada pejabat yang justru merespons dengan candaan.
"Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja."
"Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus. Dan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak," katanya dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu (20/5/2026).
Anies pun mengingatkan bahwa hal yang dibutuhkan masyarakat dan pasar yakni kepastian dan transparansi dari pemerintah terkait kondisi Indonesia saat ini.
Dia menganggap pemerintah saat ini tidak melakukan hal tersebut.
Anies menilai pemerintah hanya memberikan ketenangan semu bagi masyarakat.
Prabowo Bilang Masyarakat Desa Tak Pakai Dolar
Sebelumnya, saat rupiah melemah hingga ke level 17.600 per dolar AS pada 15 Mei lalu, Presiden Prabowo Subianto menyebut turunnya nilai tukar rupiah tidak langsung berdampak bagi masyarakat desa.
Ia meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dengan pergerakan rupiah terhadap dolar AS.
Prabowo menilai, kondisi Indonesia masih aman dibanding negara-negara lain, khususnya di sektor pangan dan energi.
"Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Baca tanpa iklan