News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengelolaan Hutan Diharapkan Berbasis Kelestarian dan Kepemimpinan Kuat

Penulis: Reza Deni
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGELOLAAN HUTAN - Dr. H. Irwan, SIP, MP, Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IKA SKMA. Irwan menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong pengelolaan sumber daya hutan yang lestari, penguatan sumber daya manusia kehutanan, serta peningkatan peran alumni SKMA dalam ruang-ruang strategis pembangunan nasional.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas Tahun 2026 menegaskan komitmen penguatan pengelolaan hutan berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kehutanan di Indonesia.

Forum yang dihadiri jajaran pengurus pusat dan daerah IKA SKMA itu juga diikuti Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan serta para alumni SKMA dari berbagai daerah.

Ketua Umum PP IKA SKMA, Irwan, menegaskan pengelolaan sumber daya hutan ke depan tidak boleh lagi bertumpu pada pola eksploitasi jangka pendek.

“Hutan harus tetap produktif, tetapi produktivitas itu tidak boleh dibangun dengan mengorbankan keberlanjutannya,” ujar Irwan dalam sambutannya, Kamis (21/5/2016).

Menurutnya, hutan harus mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis secara seimbang bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Pihaknya juga menyoroti pentingnya pengelolaan kawasan pelestarian alam yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Baca juga: El Nino Bisa Picu Kebakaran Hutan, Anak Rentan Pneumonia karena Asap, Hindari Aktivitas Luar Ruangan

Selain isu kehutanan, aspek kepemimpinan turut menjadi perhatian dalam forum tersebut.

Irwan menilai seorang pemimpin harus memiliki keberanian mengambil keputusan secara cepat dan tegas.

“Kepemimpinan pada dasarnya adalah pengambilan keputusan. Keputusan harus cepat, tepat, dan berdampak,” katanya.

Dia mengingatkan terlalu sering mengubah keputusan justru dapat menunjukkan lemahnya kepemimpinan dan menurunkan kepercayaan terhadap organisasi.

Rakernas IKA SKMA juga menekankan pentingnya memperluas ruang strategis bagi alumni SKMA dalam sektor kehutanan nasional.

Menurut Irwan, alumni SKMA yang memiliki kapasitas dan integritas sudah seharusnya diberi ruang lebih besar dalam posisi manajerial maupun pengambilan kebijakan.

“Masa depan kehutanan Indonesia membutuhkan SDM yang kuat, berintegritas, dan memiliki kemampuan memimpin perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, Indra Eksploitasia Semiawan, menyoroti kuatnya jiwa korsa alumni SKMA sebagai modal sosial penting dalam pembangunan kehutanan nasional.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini