Menurutnya, teknik tersebut justru membuat daging menjadi cepat kering dan keras.
"Ini justru membuat daging cepat kering dan keras," katanya.
Karena itu, ia merekomendasikan metode memasak perlahan atau slow cooking menggunakan api kecil maupun panci presto agar tekstur daging menjadi lebih empuk.
Baca juga: Cara Membedakan Daging Sapi dan Kambing dengan Mudah, Ini Ciri-Cirinya
Teknik sederhana seperti memukul daging sebelum dimasak juga dinilai efektif membantu memperbaiki tekstur daging.
Lebih lanjut, Prof. Irma mengatakan popularitas daging kerbau masih kalah dibandingkan daging sapi karena banyak masyarakat belum memahami cara pengolahannya.
Selain itu, rasa khas daging kerbau serta distribusinya yang belum merata juga memengaruhi minat konsumsi masyarakat.
"Jika tahu cara mengolahnya, daging kerbau bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan ekonomis," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan