News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Forum Badan Otonom: Kepastian Hukum dan Persatuan Harus Berjalan Beriringan di Mathla’ul Anwar

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SENGKETA - Logo Muktamar XXI Mathla'ul Anwar yang digelar di Serang, Banten, pada April 2026. Hasil muktamar tersebut kini menjadi objek sengketa yang sedang diproses melalui jalur hukum.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, perhatian warga Mathla'ul Anwar kini tertuju pada agenda persidangan berikutnya.

Sejumlah tokoh organisasi berharap perbedaan pandangan yang muncul dapat diselesaikan secara bermartabat melalui jalur hukum, sehingga pada akhirnya dapat memperkuat legitimasi sekaligus menjaga persatuan organisasi.

Seputar Mathla'ul Anwar

Mathla'ul Anwar adalah organisasi kemasyarakatan Islam yang didirikan pada 10 Juli 1916 di Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Organisasi ini lahir atas prakarsa para ulama yang dipimpin KH Muhammad Thohir dengan tujuan meningkatkan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat Islam.

Nama Mathla'ul Anwar berasal dari bahasa Arab yang berarti "Tempat Terbitnya Cahaya", yang mencerminkan semangat organisasi dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

Sejak berdiri, Mathla'ul Anwar dikenal sebagai salah satu organisasi Islam yang berfokus pada pengembangan pendidikan.

Organisasi ini memiliki jaringan lembaga pendidikan yang luas, mulai dari madrasah, sekolah, hingga perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah, terutama di Banten, Jawa Barat, Lampung, dan sejumlah wilayah lainnya.

Selain bidang pendidikan, Mathla'ul Anwar juga aktif dalam kegiatan dakwah, pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam struktur organisasinya, Mathla'ul Anwar dipimpin oleh Pengurus Besar (PB) Mathla'ul Anwar di tingkat pusat dan didukung oleh kepengurusan di tingkat wilayah, daerah, cabang, hingga ranting.

Organisasi ini juga memiliki sejumlah badan otonom yang berperan dalam pembinaan kader sesuai kelompok usia dan fungsi masing-masing, seperti Muslimat Mathla'ul Anwar, Generasi Muda Mathla'ul Anwar (GEMA), Himpunan Mahasiswa Mathla'ul Anwar (HIMMA), Ikatan Pelajar Mathla'ul Anwar (IPMA), Pandu Cahaya Islam Mathla'ul Anwar, serta Generasi Muda Wati Mathla'ul Anwar (GEMAWATI).

Sebagai salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang berdiri sebelum kemerdekaan, Mathla'ul Anwar memiliki peran penting dalam perkembangan pendidikan dan dakwah Islam di Tanah Air.

Baca juga: Temui KH Embay, Jazuli Ungkap Mathlaul Anwar Rumah Besar Pengabdiannya

Dengan basis massa yang kuat, khususnya di Banten, organisasi ini terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini