News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibadah Haji 2026

Melihat Keindahan Masjidil Haram dari Ketinggian di Malam Hari

Penulis: Sri Juliati
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MASJIDIL HARAM - Lanskap Masjidi Haram dengan Ka'bah berdiri sebagai pusatnya dilihat dari lantai 61 Hotel Fairmont Makkah Clock Royal Tower, Selasa (2/6/2026) malam.

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Pemandangan Masjidil Haram pada malam hari selalu menghadirkan kesan yang berbeda. 

Hamparan cahaya yang menyelimuti kawasan suci itu tampak begitu memukau, dengan jutaan lampu menerangi area masjid dan bangunan di sekitarnya.

Tribunnews.com yang tergabung dalam Tim Media Center Haji (MCH) berkesempatan menyaksikan langsung kemegahan kompleks Masjidil Haram dari lantai 61 Hotel Fairmont Makkah Clock Royal Tower, Selasa (2/6/2026) malam.

Dari ketinggian lebih dari 300 meter, bangunan Masjidil Haram terlihat megah dengan Ka'bah berdiri di pusatnya. 

Ribuan hingga puluhan ribu jemaah tampak mengelilingi Baitullah tanpa henti, membentuk arus manusia yang terus bergerak sepanjang malam dalam pelaksanaan ibadah tawaf.

Melalui dinding kaca gedung pencakar langit tersebut, aktivitas jemaah haji di pelataran Masjidil Haram terlihat jelas. 

Meski berada jauh di bawah, suasana di area tawaf atau mataf tetap tampak hidup, menggambarkan denyut ibadah yang berlangsung selama 24 jam.

Baca juga: Mengintip Oleh-oleh Jemaah Haji, Boneka Unta jadi Favorit

Pemandangan dari ketinggian juga memberikan gambaran utuh mengenai luasnya kompleks Masjidil Haram yang terus berkembang. 

Area pelataran, jalur keluar-masuk jemaah, hingga terminal dan kawasan penunjang di sekitar masjid terlihat tertata rapi dari sudut pandang tersebut.

Melihat Masjidil Haram dari lantai 61 Hotel Fairmont Makkah pada malam hari tak sekadar menikmati panorama kota dari ketinggian. 

Lebih dari itu, pengalaman itu menghadirkan perspektif berbeda tentang besarnya skala ibadah haji dan umrah, sekaligus memperlihatkan pusat peradaban Islam yang tak pernah berhenti berdenyut sepanjang waktu. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini