Sebab, doa tidak terbatas pada riwayat. Umat Islam dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik.
Tambahan tersebut yakni:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Lafal latin: Allahummalakashumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.
Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."
Setelah berbuka secukupnya, segera tunaikan shalat Maghrib. Lalu makan besar dapat dilakukan setelah shalat Maghrib agar tetap fokus pada ibadah.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Baca tanpa iklan