Sekarang, dengan seperangkat alat komputer yang dilengkapi dengan internet seorang ekonom, politikus, budayawan, teknolog, dokter, manajer bisa menjadi dan sekaligus berperan sebagai ustadz dalam arti luas.
Dalam ruang keberagamaan yang banyak dipengaruhi new media, segenap manifestasi, fatwa, simbol, doktrin, opini, dan gerak langkah atas nama agama harus siap untuk diperiksa dengan teliti dan dipertaruhkan secara kompetitif dan terbuka.
Baca tanpa iklan