News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2019

Mutiara Ramadan: Menebar Damai

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Salat Witir

Dalam pergaulan sosial memang selalu ada pihak yang sengaja atau tidak sengaja berperan sebagai pecundang.

Ilustrasi salat berjamaah. (IST)

Namanya pecundang, prilakunya mengarah pada kekacauan di masyarakat.

Prilakunya cenderung menimbulkan kerusakan bukan perbaikan, cenderung destruktif bukan produktif.

Sementara salam (damai) adalah ajaran yang dianjurkan dalam Islam agar ditegakkan dalam kondisi apapun.

Sesuai namanya, Islam seakar dengan kata salam, yakni berarti damai dan kesejahteraan.

Karena itu orang Islam dianjurkan untuk menebar salam di manapun kepada setiap orang.

Dari pengertian ini dapat dipahami di antara yang diserukan Islam adalah perdamaian antara umat manusia.

Inilah basis utama bagi kaum muslim untuk memperjuangkan tegaknya perdamaian dalam berkehidupan.

Media Zikir

Dasar-dasar perintah menebarkan perdamaian dalam Islam juga dapat dilacak dalam prilaku kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Ilustrasi Puasa (ISTIMEWA)

Ada banyak kisah dan teladan dari beliau tentang keharusan kaum muslim mengutamakan hidup dalam perdamaian.

Anjuran menebar salam tidak hanya ditujukan kepada orang dikenal tetapi juga orang yang tidak dikenal.

Ketika Rasulullah Muhammad ditanya bagaimana keislaman yang baik, beliau menjawab, "Memberi pangan dan mengucapkan salam kepada yang engkau kenal dan yang belum engkau kenal." (HR Muslim)

Pada bulan Ramadan kaum muslim menjalan ibadah puasa yang hakikatnya adalah pengendalian diri. Termasuk pengendalian diri dari marah, berkelahi, berkata kotor dan lain-lain.

Nabi memerintahkan, "Jika orang mengajakmu berkelahi sedang kamu berpuasa, maka katakan aku sedang berpuasa." (HR. Muslim).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini