News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Tips Olahraga Saat Puasa Ramadan, Pilih Waktu dan Jenis yang Tepat

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI OLAHRAGA - Area olahraga di Solo Square, Kamis (22/1/2026). Olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan dengan aman. Simak tips memilih waktu, jenis olahraga, dan cara menjaga stamina.

TRIBUNNEWS.COM - Menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadan tetap penting, meski umat Muslim menjalankan puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam. 

Olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan, asalkan memperhatikan waktu, jenis aktivitas, serta kondisi tubuh. 

Sejumlah panduan mengenai olahraga saat puasa disampaikan oleh Cleveland Clinic dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Menurut Cleveland Clinic, penelitian tentang olahraga saat berpuasa masih terbatas. 

Banyak rekomendasi yang ada berasal dari pengalaman para atlet, pelatih, dan ahli nutrisi. 

Meski begitu, beberapa tips dinilai dapat membantu menjaga kesehatan saat berolahraga selama puasa.

Pilih Waktu Olahraga yang Tepat

Baznas menyebut pemilihan waktu olahraga menjadi faktor penting saat Ramadan. Berikut waktu yang direkomendasikan:

Sebelum Berbuka Puasa

  • Dilakukan sekitar 30–60 menit sebelum berbuka.
  • Tubuh segera mendapatkan cairan dan nutrisi setelah olahraga.
  • Disarankan memilih olahraga ringan hingga sedang.

Baca juga: Bagaimana Cara Membayar Utang Puasa yang Sudah Bertahun-tahun?

Setelah Berbuka Puasa

  • Dianggap waktu paling aman karena tubuh sudah mendapat asupan energi.
  • Olahraga bisa dilakukan setelah Magrib atau Tarawih.
  • Intensitas olahraga dapat sedikit lebih tinggi.

Setelah Sahur

  • Cocok untuk olahraga ringan.
  • Perlu menjaga intensitas karena tubuh masih harus berpuasa cukup lama.

Cleveland Clinic juga menyarankan olahraga dilakukan sebelum puasa dimulai atau setelah puasa berakhir agar tubuh tetap bisa mendapatkan cairan selama aktivitas fisik.

Perhatikan Asupan Nutrisi dan Cairan

Sumber dari Cleveland Clinic menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi sebelum memulai puasa. 

Jika memiliki jadwal olahraga yang tidak bisa diubah, disarankan menambah asupan protein saat sahur, misalnya melalui minuman protein.

Selain itu, hidrasi menjadi hal utama. Kurangnya cairan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kram otot
  • Mual hingga muntah

Untuk menghindari kondisi tersebut, dianjurkan memperbanyak minum air saat sahur dan berbuka. Konsumsi buah serta sayur juga membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh.

Sesuaikan Target Olahraga

Cleveland Clinic menyarankan masyarakat tidak memaksakan diri saat berolahraga selama puasa. 

Fokus utama sebaiknya menjaga kebugaran tubuh, bukan meningkatkan performa olahraga. 

Tubuh biasanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pola makan selama Ramadan.

Pilih Jenis Olahraga yang Aman

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini