News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Fenomena Kenaikan Berat Badan Saat Puasa Ramadan

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI BUKA BERSAMA - Acara buka bersama karyawan Tribunnews.com yang dilaksanakan pada Senin (24/3/2025).

Selain itu, olahraga tanpa diimbangi asupan gizi yang tepat setelahnya, terutama protein dan cairan, dapat berdampak pada komposisi berat badan.

“Jadi, berat badan itu boleh meningkat, tapi kita harus inginkan. Maksudnya masa ototnya yang kita inginkan, gitu ya,"lanjutnya. 

Artinya, tujuan utama bukan sekadar menurunkan angka timbangan, melainkan membentuk komposisi tubuh yang lebih sehat.

Mindful Eating Jadi Kunci Selama Puasa

Kenaikan berat badan saat puasa sering kali bukan masalah medis yang rumit, melainkan refleksi dari kebiasaan makan yang kurang sadar. 

Mindful eating, makan dengan kesadaran penuh terhadap porsi dan kualitas makanan, menjadi strategi penting.

Dengan memahami bahwa timbangan bukan satu-satunya indikator kesehatan, mengatur asupan karbohidrat, membatasi gorengan dan minuman manis, serta menjaga hidrasi, puasa dapat tetap menjadi momen perbaikan gaya hidup.

Pada akhirnya, kenaikan atau penurunan berat badan selama puasa seharusnya dilihat sebagai bagian dari proses memahami tubuh sendiri. 

Fokus pada kualitas, bukan sekadar kuantitas, membantu menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan kenyamanan menjalani ibadah.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini