News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Langkah Utama Memperbaiki Kualitas Puasa di Bulan Ramadan, Hadirkan Hati saat Berdzikir

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TADARUS - Umat Islam membaca (tadarus) Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (22/2/2026). Umat Islam memanfaatkan waktu puasa dengan memperbanyak ibadah salah satunya dengan tadarus Al Quran guna menambah amalan dan pahala selama bulan suci Ramadan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan tak jarang menjadi momentum bagi kaum muslimin memperbanyak amal ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Namun, ada hal lain yang perlu diperhatikan selain kuantitas ibadah yang dilaksanakan.

Kualitas ibadah juga menjadi hal penting yang sekiranya berjalan beriringan dengan jumlah yang banyak tersebut.

Langkah mudah bagi seorang muslim meningkatkan kualitas dan sekaligus kuantitas ibadahnya adalah dengan dzikir atau mengingat Allah.

Dzikir tak memerlukan banyak sumber daya dan dana, hanya bermodal lisan sudah bisa menjadi awal yang baik untuk mengingat Rabbul 'Alamin.

Pentingnya kedudukan dzikir sebagai landasan ibadah diterangkan oleh Ustadz Rizky Narendra, Lc, pengajar mata pelajaran tafsir Al Qur'an dari Pondok Pesantren Imam Bukhari, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pengajar yang lulus dari Universitas Islam Madinah tahun 2013 ini mengambil dalil dari hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Baca juga: Agar Ketaatan Tak Luntur setelah Bulan Ramadan Rampung, Isi Puasa dengan Banyak Dzikir

'Dari ‘Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang lelaki berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam ini telah banyak bagiku, maka beritahulah kepadaku sesuatu yang bisa aku pegang selalu.” Beliau menjawab, “Hendaklah lisanmu selalu basah karena berdzikir kepada Allah,” (hadits riwayat Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Ustadz Rizky menjelaskan latar belakang hadits tersebut adalah adanya sahabat yang baru masuk Islam dan merasa kewalahan dengan banyaknya amal-amal dalam agama.

Rasul Shallallahu 'alaihi wa Sallam lantas memberikan pegangan agar sang sahabat itu tak meninggalkan dzikir.

Ustadz Rizky menjelaskan, para ulama merumuskan setidaknya ada dua faedah dari rutinitas berdzikir.

1. Menguatkan Hati

Dzikir akan menguatkan hati kaum muslimin yang rutin menjalankannya.

Faktor itu menjadi penting lantaran kekuatan hati adalah dasar untuk mengamalkan segala ketentuan dalam agama ini.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini