News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa 10 Hari Terakhir Ramadan, Mohon Ampunan Allah yang Seluas-luasnya

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA AKHIR RAMADAN - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Selasa (10/3/2026). Doa 10 hari terakhir Ramadan berisi doa memohon ampunan Allah yang seluas-luasnya. Rugi bagi muslim jika tidak memohon ampun hingga Ramadan berakhir.

Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, Rasulullah SAW semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah. 

Beliau menghidupkan malam dengan shalat, zikir, dan berbagai ibadah lainnya hingga menjelang fajar. 

Bahkan beliau juga membangunkan keluarganya agar turut beribadah dan merasakan keutamaan malam-malam tersebut.

Sebagaimana penuturan Aisyah RA: “Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Memperbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah di sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan bentuk rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan suci.

Sedekah juga menjadi pelengkap ibadah puasa dan ibadah lainnya, karena keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah pribadi, tetapi juga melalui kepedulian kepada sesama.

Sebagaimana firman Allah SWT: “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Qs. As-Sajdah: 16).

Sedekah pada waktu ini tidak hanya berupa zakat fitrah atau zakat mal, tetapi juga sedekah sunnah.

Bentuknya bisa berupa uang, makanan, pakaian, atau bantuan bagi anak yatim dan kaum dhuafa agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan menjelang Idul Fitri.

3. I’tikaf

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT. Selama i’tikaf, seseorang mengisi waktunya dengan berbagai amalan seperti zikir, doa, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, bershalawat, serta memperbanyak istigfar dan taubat.

I’tikaf dapat dilakukan kapan saja, tetapi sangat dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:

Dari Abdullah bin Umar RA berkata: “Rasulullah SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)

4. Tilawah Al-Qur’an

Memperbanyak membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan penting di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Banyak umat Islam mengisi malam-malam tersebut dengan tilawah, baik di masjid maupun di rumah.

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang ringan tetapi memiliki pahala besar.

Oleh karena itu, banyak orang berusaha menuntaskan khatam Al-Qur’an menjelang akhir Ramadan.

Bagi yang memiliki kesibukan, menargetkan khatam satu kali sudah menjadi pencapaian yang baik karena yang terpenting adalah terus meningkatkan tilawah pada hari-hari terakhir Ramadan.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini