News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Itikaf Bulan Ramadan, Berdiam Diri di Masjid untuk Beribadah

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA ITIKAF - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Jumat (13/3/2026). Doa itikaf di bulan Ramadan. Itikaf adalah berdiam diri di Masjid untuk beribadah dengan memperbanyak sholat sunah, dzikir, doa, membaca Quran, dll.

Selama menjalankan i'tikaf, seorang muslim dianjurkan memperbanyak ibadah. 

Tujuan utama dari i'tikaf adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas keimanan.

Beberapa amalan yang bisa dilakukan saat i'tikaf antara lain:

  • Membaca Al-Qur'an
  • Menunaikan shalat sunnah
  • Berdzikir dan berdoa
  • Mengikuti atau mendengarkan kajian keislaman
  • Melakukan muhasabah atau introspeksi diri

3. Menjaga Lisan dan Sikap

Saat menjalankan i'tikaf, seseorang juga dianjurkan menjaga ucapan dan perilakunya. Hindari perbuatan yang tidak bermanfaat, seperti bercanda berlebihan, bergosip, atau melakukan aktivitas yang sia-sia.

I'tikaf seharusnya dimanfaatkan sebagai waktu untuk menenangkan hati dan lebih banyak mengingat Allah SWT. 

Karena itu, menjaga adab dan sikap selama berada di masjid menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah ini.

4. Memusatkan Perhatian pada Ibadah

Salah satu tujuan i'tikaf adalah membantu seorang muslim lebih fokus dalam beribadah. 

Oleh sebab itu, selama i'tikaf sebaiknya mengurangi kegiatan yang berkaitan dengan urusan duniawi.

Misalnya dengan membatasi penggunaan ponsel untuk hal yang tidak penting, tidak terlalu banyak mengobrol, serta menjauhi aktivitas yang bisa mengganggu kekhusyukan. 

Dengan memusatkan perhatian pada ibadah, i'tikaf dapat memberikan ketenangan hati dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

5. Keluar dari Masjid Hanya Jika Ada Keperluan Penting

Dalam pelaksanaan i'tikaf, seseorang dianjurkan tetap berada di dalam masjid dan tidak keluar tanpa alasan yang jelas. 

Keluar dari masjid hanya diperbolehkan untuk keperluan penting, seperti makan, ke kamar mandi, atau kebutuhan mendesak lainnya.

Aturan ini bertujuan agar tujuan utama i'tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah SWT, tetap terjaga. 

Namun jika harus keluar karena kebutuhan mendesak, hal tersebut tidak membatalkan i'tikaf selama masih dalam batas yang wajar.

Hikmah Melaksanakan I’tikaf

Kementerian Agama menyebutkan beberapa hikmah bagi muslim yang melakukan itikaf:

1. Membantu lebih fokus dalam beribadah

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini