Artinya: Dahaga hilang, tenggorokan basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.
Doa lain yang juga sering diamalkan:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu.
Artinya: Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, dan berbuka dengan rezeki-Mu.
Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunnah
Berbuka puasa tidak hanya sekadar makan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Dalam Islam, terdapat beberapa adab dan sunnah yang dianjurkan agar berbuka menjadi lebih bernilai ibadah.
Berikut tata cara berbuka puasa sesuai sunnah, dikutip dari baznas.go.id:
1. Tidak Menunda Waktu Berbuka
Saat matahari terbenam dan adzan Maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa umatnya akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka tidak menunda waktu berbuka.
2. Mengawali dengan Kurma atau Air Putih
Salah satu kebiasaan Rasulullah SAW adalah memulai berbuka dengan kurma.
Jika tidak tersedia, beliau meminum air terlebih dahulu.
Kurma mengandung gula alami yang dapat dengan cepat memulihkan energi tubuh setelah berpuasa seharian.
3. Membaca Doa Sebelum Berbuka
Sebelum menyantap hidangan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
4. Menghindari Makan Berlebihan
Meski berbuka menjadi momen yang dinantikan, Islam mengajarkan agar umatnya tetap menjaga keseimbangan dalam makan dan minum.
Mengonsumsi makanan secukupnya membantu menjaga kesehatan sekaligus menghindarkan diri dari sikap berlebihan.
Baca tanpa iklan