Ketua Komite Medik yang juga Pejabat Smeentara Direktur RSI Ibnu Sina, dr Amiral Amra SpB mengaku belum tahu berapa besaran biaya perawatan Siti. Karena masalah biaya adalah keputusan direktur langsung.
Namun, melihat kondisi bayi yang berasal dari keluarga kurang mampu, pihaknya akan berusaha mencari jalan keluar. Menurutnya, bantuan bisa saja diberikan kepada bayi tersebut. Karen RSI Ibnu Sina saat ini memiliki LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah). Pihak rumah sakit juga bersedia memberi bantuan biaya selama dirawat disana.
Menurut Amiral, keberadaan Siti di RSI Ibnu Sina hanya sementara hingga RSUD Arifin Achmad mempunyai ruangan kosong. Apalagi, dengan kondisi seperti ini, pasien memang seharusnya dirawat di ruangan khusus. "Kita menghimbau dan berharap ada juga orang yang ingin menjadi donatur untuk perawatannya," tutur Amiral. (*)
Baca tanpa iklan