News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemabuk Bacok Mualim I KM Bukit Siguntang

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KM Bukit Siguntang

Muhadu mengaku ini merupakan kejadian pertama penumpang menyerang mualim di atas kapal. Jika hal itu terjadi, pihak kapal tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak dilengkapi senjata pelindung. Muhadu berharap polisi serius menangani pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Kepala Permesinan KM Bukit Siguntang, Wagi H Mahedar, juga mengharapkan agar tingkatkan keamanan di darat saat penumpang masuk di atas kapal. Sebab, pihak kapal tidak punya kewenangan untuk membongkar barang penumpang di atas kapal.

Penumpang, kata Wagi, tidak diizinkan membawa barang tajam di atas kapal. Karena itu, di Lewoleba perlu screen detector untuk mencegah penumpang membawa barang tajam dan minuman keras ke atas kapal. Wagi minta aturan kepada pemerintah agar kru bisa membawa senjata di atas kapal untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Motif Tidak Jelas
Kapolres Lembata, AKBP Marthen Johannis,  ditemui saat  mengunjungi korban di RSUD Lewoleba, mengatakan, motif pelaku (Robert Mani) membacok Mualim I KM Bukit Siguntang tidak jelas. Pelaku memberikan keterangan berubah-ubah.

Pelaku, kata Johannis,  jelas sudah melakukan tindak pidana. Meski merupakan pidana biasa, dampak perbuatan pelaku sangat besar. "Belum jelas motifnya. Keterangan berubah-ubah. Apa karena dipaksa atau dipengaruhi? Atau karena kurang senang saja atau mungkin kesal karena kapal terlambat sandar?" tanyanya retoris. Johannis menegaskan, polisi akan menuntaskan  penyelesaian masalah pidana ini sesuai hukum yang berlaku.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini