Rustam Efendi (42) warga Kelurahan Kalinilam Kecamatan Delta Pawan meminta Puskesmas yang ada di Desa-Desa harus proaktif untuk memberikan penyuluhan terhadap penyakit DBD ini,sebab masih banyak masyarakat yang belum faham bagaimana cara untuk mencegah dan menangani demam berdarah.
‘’ Kita berharap puskesmas-puskesmas harus proaktif dan cepat tanggap masalah penyakit ini, jangan menunggu DBD ini mulai mewabah di lingkungan masyarakat dan menelan korban jiwa, baru bertindak,jika ada korban jiwa itu artinya sebuah kelalaian dari Dinas Kesehatan,’’ Kata Rustam Minggu (11/11/2012).
Rustam mengatakan, saat ini di Ketapang sering hujan, dimana penyebaran nyamuk demam berdarah
aedes aegypti populasinya semakin meningkat, karena air dari curah hujan tersebut bisa tergenang di mana saja, seperti batok kelapa, kolam-kolam kecil yang sudah tidak terawat maupun kaleng-kaleng bekas yang ada disekitar rumah.
‘’ Pemkab Ketapang jangan hanya bisa diam, jangan selalu beralasan tidak ada anggaran, sebelum banyak korban jiwa karena penyakit ini,sampai saat ini fogging- pun belum dilakukan,’’ katanya.( Ali ).
Baca Juga :
- Ada Dua Tersangka Baru Korupsi Bansos Sumut 2 menit lalu
- Subulussalam Dilanda Banjir Belasan Warga Mengungsi 17 menit lalu
- Suprianto Jadi Buronan Seumur Hidup 26 menit lalu
Baca tanpa iklan