News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur Jateng

Bibit Yakin Menang Meski Elektabilitas Partai Demokrat Menurun

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, dan Walikota Solo, Joko Widodo, saat menghadiri penandatanganan dukungan dari pemerintah atas rekonsiliasi Keluarga Keraton Surakarta, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2012). Keraton Surakarta mengalami perpecahan pada tahun 2004, setelah wafatnya Paku Buwono XII yang tidak meninggalkan putera mahkota, namun dengan adanya rekonsiliasi tersebut kini Keraton Surakarta bersatu dengan PB XIII Hangabehi sebagai rajanya. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Ade Rizal

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Calon Gubernur (Cagub) Petahana Jawa Tengah, Bibit Waluyo tetap optimistis mampu memenangi Pemilihan Gubernur (Pligub) Jateng 2013.

Meski saat ini secara nasional elektabilitas Partai Demokrat sebagai partai pengusungnya tengah menurun dalam berbagai survey, Bibit yakin tak berpengaruh besar dalam Pilgub Jateng.

"Yang elektabilitasnya turun kan yang di sana (Jakarta/pusat). Kalau di sini nggak ada masalah apa-apa," kata Bibit saat ditemui wartawan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (11/3/2013).

Pihaknya saat ini terus melakukan konsolidasi internal untuk menyusun strategi pemenangan dirinya dalam Pilgub Jateng.

"Tim pemenangan ya sudah konsolidasi mulai saat ini. Kalau tidak dipersiapkan gimana bisa menang," katanya.

Bibit meyakini mampu menang dengan kendaraan Partai Demokrat meski Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis PDIP.

Menghadapi masa kampanye Pilgub Jateng, Bibit mengaku telah berencana cuti dari tugas-tugasnya sebagai Gubernur Jateng. Dia akan meninggalkan tugas-tugasnya sebagai Gubernur selama masa kampanye.

"Kalau waktu kampanye ya cuti, kalau tidak lagi kampanye ya bertugas, kerja sebagai pamong, sebagai Gubernur Jawa Tengah," katanya.

Bibit meminta masyarakat bisa cerdas memilih tokoh yang akan dijadikan sebagai pemimpin Jawa Tengah nantinya.

"Saya minta masyarakat dengan cerdas memilih pemimpin terbaik di antara yang baik," sambungnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini