News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seni Rakyat di Ambang Sekarat

Berharap Kehidupan di THR yang Mati

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panitia Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jateng yang mengenakan kostum wayang orang memberikan hak suara pada pemilihan Gubernur Jateng, Minggu (26/05/2013). Selain untuk melestarikan budaya Indonesia, kostum pewayangan Pandawa Lima dan Buto Cakil yang dikenakan sejumlah panitia TPS ini guna meramaikan pemilihan Gubernur Jateng yang berlangsung serentak. Data KPU Jateng sebanyak 27.385.985 warga tercatat menjadi pemilih tetap Gubernur periode 2013-2018. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

Progo sendiri mengakui minat masyarakat menikmati kesenian rakyat mulai redup. Tak hanya imbas dari televisi swasta. Menurutnya, keputusan pemerintah membangun mal di depan THR, jadi alasan terbesar terbunuhnya para pahlawan seni rakyat di THR.

Menurutnya, para seniman THR kini tak jelas nasibnya.

Pemerintah tidak membunuh mereka, lantaran tetap mengizinkan tetap tinggal dan tampil di THR. Tapi, juga tidak memberi kehidupan. “Sejak ada mal di depan, kompleks seni jelas jadi tertutup. Bagaimana warga tahu di sini ada kami?” kata Progo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini