Emil berkeliling hanya ditemani ajudan, patroli pengawal, sejumlah wartawan, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky. Ruas jalan yang dilalui Emil adalah Jalan Wastukancana, Pajajaran, Cicendo, Kebon Kawung, Pasirkaliki, Kebonjati, Oto Iskandar Di Nata, dan Inggit Garnasih.
Selain menjadi perhatian warga, muncul pula beberapa kejadian lucu saat razia itu. Ketika Emil marah-marah kepada pemilik sepeda motor yang parkir sembarangan, tiba-tiba sekempok anak SMP menyerbu Emil minta salaman. Tak urung, Emil pun mengalihkan perhatiannya kepada anak sekolah dan meladeni anak-anak yang mencium tangannya.
Serbuan bocah pun terjadi di Jalan Inggit Garnasih. Puluhan murid perempuan sekolah dasar berteriak-teriak histeris saat melihat Emil bersepeda. "Ada Wali Kota, ada Wali Kota," teriak bocah-bocah berseragam putih merah.
Mendengar teriakan tersebut, Emil spontan melambaikan tangannya agar anak-anak itu mendekat. Belasan anak pun langsung berlari sambil berteriak. "Ya Allah, bisa salaman," teriak seorang bocah sambil berjingkrak-jikrak kegirangan.
Selama satu jam razia parkir liar, Emil menggembok dua belas mobil dan mengangkut tiga sepeda motor. "Mulai hari ini (kemarin, Red) penggembokan mobil yang parkir liar akan digelar tiap hari sampai tidak ada lagi parkir sembarangan," ujar Emil. (tsm)
Baca tanpa iklan