Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yusak Sooai membenarkan adanya dua kejadian gantung diri yang terjadi di wilayah hukumnya (Wilkum) tersebut.
Menurut data pihaknya, mulai awal tahun 2017 ini setidaknya sudah terjadi 4 kali kasus gantung diri di Kabupaten Jembrana.
Kedua korban dinyatakan murni meninggal akibat gantung diri berdasarkan hasil olah TKP dan diperkuat dengan keterangan pihak keluarganya.
"Sampai saat ini sudah ada 4 kasus gantung diri di Jembrana. Penyebabnya ya macam-macam tapi kebanyakan disebabkan karena sakit pada usia tua," tandas Yusak ketika dikonfirmasi Minggu kemarin. (tribun bali/I Gede Jaka Santhosa)
Baca tanpa iklan