Suhaidi menyatakan, karya-karyanya, baik berupa kumpang mandau bermotif, topi dan rompi kulit kayu, anyaman tas rotan dan bambu, hingga tas kulit kayu yang dia buat itu pernah dipamerkan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara.
Pada Desember 2016, warga Meratus pertama kalinya diberikan fasilitas stan pameran oleh pemerintah daerah di Barabai Expo 2016.
Suhaidi berharap, karya-karyanya itu dikenal masyarakat luas, paling tidak di Kalimantan Selatan.(*)
Baca tanpa iklan