News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dua WNA Diamankan Karena Menerima Sabu dan Bahan Pembuat Ekstasi

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Denpasar Bali merilis pengungkapan kasus pengiriman 5 Paket Narkoba Lewat Pos, Rabu (8/3/2017)

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR- Kepala KPBBC Tipe Madya Pabean A Denpasar, Untung Purwoko menyatakan, dari pengagalan penyelundupan lima kiriman narkotika itu, pihaknya dan Polda Bali mampu mengamankan dua orang Warga Negara Asing WNA).

Dua orang yang diamankan ini dari Amerika seorang perempuan berinisial CL dan seorang laki-laki Rusia berinisial AP.

"Keduanya diamankan usai kami memeriksa barang itu. Yang disaksiskan oleh pegawai kantor pos dan Polda Bali. Tapi kami belum bisa menangkap karena harus melalui penyelidikan mendalam. Satu bulan baru kami melakukan penangkapan," katanya Rabu (8/3/2017).

Dijelaskannya, bahwa untuk CL dimanakn karena 1,2 gram Sabu asal Amerika.

Dalam penangkapan itu, pihaknya memang cukup sulit dalam melakukan penangkapan.

Sebab, dalam pengiriman ada dua hal yang mesti diketahui. Yakni pengiriman melalui po box dan surat.

Nah, kalau CL tergolong dalam surat yang dimana alamatnya pun tidak jelas.

"Jadi hanya disebut di Villa, sedangkan pihak pos sudah memberikan pemberitahuan tapi tidak diambil-ambil," katanya.

Hingga satu bulan penyelidikan akhirnya mau mengambil.

Dan pihak pos menyatakan bahwa identitas dan ada tanda terima pun lengkap.

"Setelah tanda tangan bahwa itu benar barangnya, baru ditahan atau dilakukan penangkapan," katanya.

Lain halnya dengan WN Rusia berinisial AP.

Petugas lebih mudah karena kiriman itu berupa Po Box sehingga  nomor dan identitas pemilik yang memegang kuncinya.

Yang bersangkutan tidak akan mungkin bisa lari dan disuruh mengambil dan pihaknya menangkapnya.

"Dari situ kami amankan 100 gram lebih bahan pembuat ekstasi itu," paparnya. (ang)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini