"Mereka beberapa kali mengurungkan niat membeli di toko kimia di Bandung karena harus ada surat pengantar atau meninggalkan identitas. Tapi pindah ke toko kimia yang lain, akhirnya dapat," kata Yusri, seraya mengatakan belum bisa memberikan keterangan di toko mana saja para terduga teroris ini memperoleh bahan kimia tersebut.
Yusri mengatakan, selain menargetkan meledakkan Istana Negara serta Mako Brimob di Bandung dan Jakarta, kelompok ini juga menyasar polisi yang sedang bertugas di lapangan. (*)
Baca tanpa iklan