TRIBUNNEWS.COM - Bertemu dengan konvoi kampanye bermotor, Sri Sultan Hamengkubuwono X justru memilih menepi.
Hal ini terlihat dari unggahan putri keempat Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hayu di akun Twitter pribadinya, @GKRHayu, Minggu (7/10/2018).
Dalam video tersebut, tampak rombongan anggota Keluarga Keraton Yogyakarta tengah menepi saat sebuah konvoi kampanye bermotor melintas.
Kejadian rombongan Sri Sultan Hamengkubuwono X mengalah dan menepi dari konvoi kampanye bermotor tersebut diduga terjadi di satu jalan utama di wilayah Kota Yogyakarta.
Video tersebut diunggah akun @GKRHayu Minggu kemarin (7/10/2018) pada pukul 13.10 WIB.
Video ini diunggah dalam tweet kedua di sebuah utas atau thread @GKRHayu.
Dalam awal utas, GKR Hayu mengungkapkan keheranannya soal kampanye bermotor yang kerap meresahkan warga tersebut.
"Masih zaman to kampanye mbleyer2 motor kie?" tulis istri dari KPH Notonegoro ini.
Sekadar informasi, "mbleyer" adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merupakan serapan dari kata "blayer".
Kata ini berarti memainkan gas motor sehingga akan menghasilkan suara yang meraung-raung.
Dalam tweet selanjutnya yang disertakan dengan video, GKR Hayu menulis, "Mending mlipir (minggir-red.) ya kl ketemu beginian."
Dalam video nampak Sri Sultan Hamengkubuwono X tengah duduk di kursi penumpang tengah di sisi kanan.
Sementara itu, di sisi kiri nampak istri dari Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas.
Pengemudi mobil rombongan Sri Sultan Hamengkubuwono X ini nampak ragu untuk berjalan beriringan dengan konvoi kampanye bermotor yang dilakukan oleh sejumlah orang berpakaian hitam.