Dwi menjelaskan, hingga kini progress pembangunan tandon air buatan mayoritas sudah mencapai tahap akhir. Artinya, dalam waktu dekat keberadaan embung pertanian bisa dimanfaatkan untuk menampung air. Mengingat akhir-akhir ini, sebagian besar wilayah Blitar mulai diguyur hujan.
"Pembangunan embung terus dikebut agar saat hujan tiba, sudah bisa dimanfaatkan untuk menampung air. Diharapkan, adanya embung dapat meningkatkan indeks pertamanan (IP) dan menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Blitar tetap melimpah," pungkasnya.
Baca tanpa iklan