TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Seorang maling motor memilih meninggalkan motor Suzuki Smash hitam tanpa plat nomor, di hutan Desa Gemito Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Motor tersebut dalam kondisi ban depan kepis.
Pelaku meninggalkan motornya di hutan setelah membawa motor NMAX hitam Nopol N 4630 ML hasil begal milik Mohammad Aldi (17), warga Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih.
Baca juga: Kapolri Didesak Jelaskan Penangkapan Warga dan Mahasiswa Bentangkan Spanduk saat Kunker Jokowi
Ketika beraksi pelaku mengayunkan celurit ke arah dada kiri korban hingga mengalami luka sayat sekitar 5 cm.
Aksi begal tersebut dipergoki oleh warga dan pengendara yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Melihat hal itu, dua pelaku panik dan langsung tancap gas dalam-dalam membawa kabur motor korban.
Warga dan pengendara dengan kompak lantas berupaya mengejar pelaku.
Mereka geram atas perbuatan sadis pelaku melukai korban dengan senjata tajam dan merampas motor.
Sebagian warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukapura.
Baca juga: Pakai Kop Surat Puskesmas, Sindikat Pemalsuan Surat Antigen di OKU Selatan Pasang Tarif Rp 100 Ribu
Kapolsek Sukapura, AKP Sugeng Hariono mengatakan pihaknya mendapat laporan kejadian begal dari warga sekira pukul 10.00 WIB.
Tanpa menunggu lama, Sugeng memerintahkan sejumlah personel melakukan pengejaran pelaku bersama para warga.
"Anggota dipecah dua tim. Tim satu mengejar ke arah Kecamatan Tongas dan tim dua menelusuri jejak pelarian pelaku ke arah Kecamatan Sumber," katanya, Selasa (14/9).
Sebagian warga yang melakukan pengejaran lebih awal dapat menyusul pelaku.
Namun, saat hendak dihentikan pelaku justru mengancam warga sembari memukul.