Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, lanjut AKP Beny, kuat dugaan penyebab korban meninggal karena terpeleset ke jurang sedalam 20 meter saat mencari bambu.
Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis, di mana ada luka lecet pada tangan kanan korban, tidak ditemukan luka akibat kekerasan fisik, ditemukan kaku mayat di seluruh tubuh, dan lebam mayat pada tangan dan kaki.
"Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan," tandasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Jenazah Wayan Burut Ditemukan di Jurang Sedalam 20 Meter, Diduga Terpeleset Saat Hendak Cari Bambu
Baca tanpa iklan