Di tengah pertandingan terjadi perebutan bola antara nomor punggung 10 atas nama Gilang dari Tim SMAN Sampara dengan pemain nomor punggung 2 atas nama Fikran dari Tim Desa Pohara.
Karena melihat temannya dilanggar oleh Tim Desa Pohara, salah satu pemain dari SMAN 1 Sampara melempar bola ke arah pemain nomor punggung 2, Fikran.
Hal inilah yang memicu respons negatif dari kedua tim dan menimbulkan pertengkaran mulut.
Melihat situasi tersebut sekira lima orang penonton dari arah sekitar panggung kemudian berlari masuk ke dalam lapangan untuk mengejar pemain Tim SMAN 1 Sampara.
Hingga mendapat respons dari supporter Tim SMAN 1 Sampara yang berada di pinggir gawang untuk masuk ke dalam lapangan.
Sehingga aksi saling kejar dan pukul pun tidak dapat dihindari.
Melihat kericuhan terjadi, wasit atas nama Udin menghentikan sementara pertandingan sampai situasi kondusif.
Setelah kembali kondusif, akhirnya pertandingan sepak bola dilanjutkan sampai babak kedua dengan skor akhir 4-0 untuk kemenangan Tim SMAN 1 Sampara. (TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Kronologi Ricuh Pertandingan Sepak Bola di Konawe Sultra, Diwarnai Aksi Saling Kejar dan Pukul