News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil TR Fahsul Falah, Pj Bupati Sinjai yang Ingin Angkat Anak Bocah SD Sekolah sambil Gendong Adik

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Nuraeni menggendong adiknya dan Pj Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah. - profil Pj Bupati Sinjai TR Fahsul Falah, yang ingin angkat anak Nuraeni dan adiknya.

TRIBUNNEWS.COM - Pejabat (Pj) Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, TR Fahsul Falah berniat menjadikan Nuraeni (7) sebagai anak angkat.

Nama Nuraeni belakangan ramai menjadi perbincangan setelah videonya bersekolah sambil menggendong adik laki-lakinya viral di media sosial.

Nuraeni merupakan siswi Kelas 2 MI Maddako, Desas Barania, Kecamatan Sinjai Barat.

Keinginan Pj Bupati Sinjai itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sinjai, Irwan Suaib saat mengunjungi kediaman Nuraeni, Kamis (21/3/2024).

Fahsul juga ingin menjadikan adik Nuraeni, Muhammad Zaenal Akbar (2) sebagai anak angkat.

Dikatakan Irwan, Fahsul akan menyekolahkan kakak-beradik tersebut di Kota Sinjai.

Nuraeni dan adiknya juga bisa tinggal bersama Fahsul di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai.

"Pak Pj Bupati juga mau kalau berkenan kedua kakak-beradik ini bisa tinggal di Rujab."

"Kalau soal sekolah kan bisa sekolah di kota sekalian," katanya, dilansir TribunMakassar.com.

Lantas seperti apa profil Pj Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, TR Fahsul Falah?

Melansir situs resmi Kabupaten Sinjai, TR Fahsul Falah resmi menjabat sebagai Pj Bupati Sinjai menggantikan Andi Seto Asapa yang telah memasuki purna tugas pada 25 September 2023 lalu.

Baca juga: Bocah SD Sekolah Sambil Gendong Adik Ditawari Jadi Anak Angkat Pj Bupati, Ini Reaksi Ayah Kandung

Fahsul merupakan pria kelahiran Aceh Timur, 1 Januari 1974.

Pria yang kini berusia 50 tahun itu menghabiskan masa kecilnya di Aceh.

Fahsul mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di SDN 1 Kutacane Aceh Tenggara 1986.

Kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Tapaktuan Aceh Selatan, 1989 dan SMAN 1 Tapaktuan Aceh Selatan pada 1992.

Setelah lulus sekolah, Fahsul melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Ia mengambil program D3 Ilmu Pemerintahan di STPDN, 1995.

Lalu, S1 Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah STIA-LAN RI, 1999 dan S2 Keuangan Daerah MEP-UGM 2001.

Setelah menamatkan pendidikannya, Fahsul berkecimpung di pemerintahan dan meniti karier di kota kelahirannya.

Jenjang Karier

  • Kasubbid Formasi BKD Aceh Selatan, 2021-2003
  • Camat Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan, 2003-2005
  • Kabid Informasi Data BKD Aceh Selatan, 2005-2008
  • Kabid Evaluasi dan Litbang Bappeda Aceh Selatan, 2008-2009
  • Kabag Pengolahan Data Elektronik Setdakab Aceh Selatan, 2009-2010
  • Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Kekayaan Daerah Aceh Selatan, 2010-2012
  • Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan Aceh Selatan, 2012-2013
  • Widyaiswara, 2015-2016
  • Kepala Bidang Diklat Teknis Fungsional, 2016-2018
  • Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional, Pelaksana, Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, Wakil Kepala Derah, DPRD dan Lurah Kemendagri pada 2018-2020
  • Kepala PPSDM Kemendagri Regional Makassar 2020-2022
  • Sekretaris BPSDM Kementerian Dalam Negeri, 2022-2023

Baca juga: Viral Bocah SD di Sinjai Sekolah Sambil Gendong Adik, Kades Ungkap Kondisinya, Kapolres Turun Tangan

Respons Ayah Nuraeni

Terkait tawaran Pj Bupati Sinjai, Sanu, ayah Nuraeni menyampaikan terima kasih atas niat baik Fahsul.

Namun, ia masih mempertimbangkan tawaran tersebut karena berat berpisah dari kedua anaknya.

"Kalau niatnya Pak Bupati menjadikan putra-putri saya anak angkat, saya bersyukur sekali."

"Akan tetapi, kalau untuk tinggal di Rujab saya masih pikir-pikir, terlalu jauh jarak saya dengan mereka, sedangkan saya hanya punya mereka," ucapnya.

Viral Kisah Pilu Nuraeni siswi kelas 2 MI di Sinjai yang setiap hari bawa adik ke sekolah setelah ibunya meninggal dunia (Kolase Tribunnews.com)

Viral di Media Soial

Beberapa waktu lalu, kisah Nuraeni, bocah SD yang sekolah sambil menggendong adiknya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat Nuraeni duduk di kursi paling depan sambil menggendong adiknya yang tertidur.

Meski sambil menggendong sang adik, Nuraeni tampak tetap menulis dan mengikuti pelajaran.

Dalam foto lain, tampak adik laki-lakinya bernama Akbar itu duduk di samping Nuraeni.

Nuraeni terpaksa membawa adiknya ke sekolah karena sang ibu sudah meninggal setahun lalu.

Kepala Desa Barania, Firman mengatakan, Nuraeni terpaksa membawa adiknya ke sekolah karena sang adik selalu menangis saat berpisah dengan kakaknya.

"Sudah meninggal ibunya, kalau ini anak (Akbar) memang tidak mau pisah sama kakaknya."

"Dia maunya diasuh sama kakaknya (Nuraeni)," kata Firman, Selasa (19/3/2024).

Dikatakan Firman, setiap hari, Nuraeni menempuh jarak 200 meter untuk ke sekolah sambil menggendong sang adik.

Namun, bocah perempuan itu tak pernah mengeluh.

Firman menuturkan, Nuraeni dan Akbar saat ini hidup bersama ayah mereka, Sanu yang bekerja sebagai petani.

Menurutnya, keluarga Nuraeni termasuk dalam kategori kurang mampu.

Dengan kondisi tersebut, sebenarnya pihak keluarga sudah menawarkan bantuan untuk mengasuh Akbar saat Nuraeni pergi sekolah.

Namun, Akbar menolak dan tidak ingin berpisah dengan kakaknya sejak sang ibu meninggal.

"Banyak keluarganya yang bisa mengasuh tapi memang tidak mau kalau bukan kakaknya yang jaga," tandas dia.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Nuraeni Murid SD Viral Menggendong Adiknya ke Sekolah Dapat Tawaran Jadi Anak Angkat Bupati Sinjai

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Tribun-Timur.com/Muh Ainun Taqwa)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini