“Di dekat kandang ada PAL, tempat pembuangan kotoran sapi. Dari situ, dua paralon dipasang untuk mengalirkan gas metana ke rumah-rumah warga sekitar,” jelas Rini.
Gas metana hasil fermentasi kotoran sapi kemudian dimanfaatkan untuk memasak dan penerangan oleh warga.
Meski skala produksi gas masih kecil, dampaknya cukup besar bagi efisiensi energi rumah tangga.
Namun, biogas harus dipakai secara rutin agar paralon tidak rusak.
Baca tanpa iklan