TRIBUNNEWS.com - RDA (28), korban pelecehan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, bakal diperiksa setelah melaporkan perbuatan atasannya, KP (29).
Namun, pemeriksaan itu ditunda sebab RDA tengah sakit dan akan dilakukan penjadwalan ulang.
"Segera kami komunikasikan pemanggilan (KP). Untuk pelapor kondisinya sedang sakit," kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Kamis (23/10/2025), dikutip dari TribunBekasi.com.
Terpisah, RDA membenarkan kondisi dirinya memang sedang tidak fit buntut pelecehan yang dialaminya.
RDA mengaku trauma sehingga kehilangan nafsu makan dan membuatnya sakit.
Ia juga merasakan tekanan mental, sebab takut ada ancaman dari KP.
Baca juga: Sosok KP, Kepala SPPG di Bekasi Diduga Lecehkan dan Aniaya Pegawai Wanita, Videonya Viral
"Karena saya juga khawatir nanti balasan pelaku ke saya seperti apa, psikis saya terganggu."
"Saya khawatir takut ada ancaman atau lainnya. Saya juga jadi tidak nafsu makan, tapi kalau ayah saya nenangin, baru bisa makan," ungkap RDA, Rabu (22/10/2025).
Lebih lanjut, RDA membeberkan kronologi pelecehan yang dilakukan KP terhadapnya.
RDA yang berprofesi sebagai akuntan SPPG, menanyakan soal dokumen pekerjaan kepada KP, Senin (6/10/2025).
Namun, menurut RDA, ia justru dimarahi dan dimaki-maki KP di hadapan rekan kerja yang lain.
"Padahal saya cuma tanya dokumen, tapi dia marah. (Dia) memaki saya seolah saya salah," kisah RDA, masih dari TribunBekasi.com.
Ia menyebut kemarahan KP terus berlanjut hingga Selasa (7/10/2025) dan Kamis (9/10/2025).
Saat itu, RDA dimaki-maki menggunakan kata kasar.
KP, sebut RDA, juga marah terhadap kepala koki SPPG tempat mereka bekerja.
Baca tanpa iklan