News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Longsor di Cilacap

4 Korban Longsor Cilacap Berhasil Ditemukan, Bocah 6 Tahun Tewas di Worksite A-2 Longsor Majenang

Penulis: Rifqah
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LOKASI LONGSOR - Alat berat saat proses pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah masih terus berlangsung, Jumat (14/11/2025). Korban longsor seorang bocah berusia 6 tahun bernama Muhammad Hafiz ditemukan meninggal dunia pada pukul 10.06 WIB di sektor Worksite A-2.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pencarian korban longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih berlangsung hingga Sabtu (15/11/2025).

Bencana longsor itu terjadi pukul 19.30 WIB pada Kamis (13/11/2025) lalu menimbun rumah-rumah warga, setelah sebelumnya sempat hujan deras.

Warga saat itu mendengar suara gemuruh dari arah tebing dan tak lama kemudian longsor.

Total ada 16 rumah di dua dusun yang tertimbun longsor, yakni Dusun Tarukahan dan Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. 

Hingga Sabtu ini, update sementara diketahui sudah ada empat korban yang ditemukan dan pada pencarian hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan sembilan anjing pelacak dan sembilan alat berat.

Salah satu korban meninggal yang ditemukan dan berhasil teridentifikasi pada Sabtu ini adalah seorang bocah berusia 6 tahun bernama Muhammad Hafiz.

Korban ditemukan meninggal dunia pada pukul 10.06 WIB di sektor Worksite A-2 setelah pencarian intensif sejak pagi hari.

"Korban teridentifikasi bernama Muhammad Hafiz (6), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang pasca longsor," papar Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, Sabtu, dikutip dari TribunJateng.com.

Abdullah mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan tim SAR gabungan dengan bantuan alat berat eskavator karena lokasi pencarian masih dipenuhi material longsor dan dinilai membahayakan apabila dilakukan secara manual.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga siang ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya di beberapa titik yang telah dipetakan.

Baca juga: Cerita Warga yang Selamat saat Longsor Melanda Cilacap, Bertahan Hidup Ketika Tubuh Terkubur Lumpur

Abdullah berharap kehadiran anjing pelacak atau K9 dapat memetakan titik-titik potensial keberadaan korban, mengingat cakupan area terdampak yang sangat luas dan struktur material longsoran yang tebal.

"Sembilan anjing pelacak dari Kantor SAR Cilacap dan Polda Jateng serta sembilan alat berat diterjunkan guna membantu proses pencarian di lapangan," ujar Abdullah.

Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah dan kontur tanah yang masih labil, keberadaan anjing pelacak dianggap sangat penting. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini