News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

Bibit Siklon 95B Picu Banjir dan Longsor di Aceh-Sumut, Warga Diminta Waspada

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANJIR DI SUMUT - Banjir melanda Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara, Sabtu (22/11/2025).

TRIBUNNEWS.COM - Bibit Siklon Tropis 95B memicu hujan ekstrem yang berujung banjir dan longsor di Aceh serta Sumatera Utara pada Rabu (26/11/2025).

BNPB dan BMKG melaporkan korban jiwa, ribuan warga terdampak, serta imbauan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca buruk yang masih berlanjut.

Bibit Siklon Tropis 95B adalah sistem cuaca awal yang terbentuk di perairan timur Aceh, Selat Malaka sejak 21 November 2025.

Sistem ini belum menjadi siklon penuh, tetapi sudah cukup kuat untuk memicu hujan ekstrem, angin kencang, dan gelombang tinggi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Riau

Kondisi di Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, banjir bandang dan tanah longsor melanda enam kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut), yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Mandailing Natal dan Nias.

Akibat bencana alam tersebut, 10 orang tewas. Bencana ini telah menyebabkan 10 warga meninggal dunia, 3 orang luka-luka, dan 6 lainnya masih dalam pencarian.

Ada 20 kejadian bencana alam yang tersebar di enam wilayah tersebut. Terdiri dari 12 tanah longsor, 7 banjir, dan 1 pohon tumbang.

Kondisi di Aceh 

Banjir juga terjadi di Aceh, yaitu di wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur. 

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur selama sepekan terakhir di 13 kecamatan telah berdampak luas kepada ribuan keluarga.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sebanyak 18.211 jiwa atau setara dengan 4.890 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban terdampak.

Sementara itu di Aceh Utara bencana juga semakin meluas. Hingga Senin (24/11/2025) pukul 19.30 WIB, banjir telah merendam 8 kecamatan dan berdampak pada ribuan warga.

Bibit Siklon Tropis 95B Menguat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menganalisis perkembangan signifikan Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka.

Analisis tersebut menunjukkan bahwa 95B meningkatkan intensitas dan memicu potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem serta angin kencang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Riau dan sekitarnya.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari Bibit Siklon 95B.

Saat ini BMKG terus memantau intensitas 95B dan meminta stakeholder terkait untuk memastikan langkah mitigasi demi meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini