"Totalnya untuk Lobster kalau lagi musim bisa mencapai satu ton per hari, dan semuanya hasil nelayan asli kampung sini," terang Haji Cosmas.
Dia menjelaskan bahwa pendirian UPI ini bertujuan memotong mata rantai perdagangan yang merugikan nelayan.
"Sebelumnya harga hasil tangkapan nelayan dibayar dengan harga rendah. Dan unit pengelolaan ini satu-satunya milik warga lokal," kata Haji Cosmas.
Menyaksikan langsung kesuksesan UPI tersebut, Bonnie menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan dan industri.
"Keberhasilan UPI ini membuktikan potensi riil yang harus didukung dari hulu. Komitmen kita untuk mendorong SMK Perikanan bukan hanya tentang membangun sekolah, tetapi tentang menjamin masa depan ekonomi dan kemandirian anak-anak nelayan di tanah airnya sendiri," tandas Bonnie.
Baca tanpa iklan