Sementara itu, memasuki periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, BMKG masih mencatat potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat. Risiko angin kencang juga masih dapat terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
BMKG menegaskan bahwa prakiraan tersebut merupakan gambaran kondisi cuaca yang bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer terkini.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau menyesuaikan rencana perjalanan dan aktivitas dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing, serta mengenali potensi risiko yang mungkin timbul.
Baca tanpa iklan