TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi gelombang tinggi untuk 21-24 Januari 2026.
Mengutip laman bmkg.go.id, BMKG mencatat ada Siklon Tropis NOKAEN di Laut Filipina, sebelah timur laut Manila dan Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Indonesia.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia selatan Banten hingga NTT, Laut Jawa bagian timur, Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru.
BMKG juga mencatat laut di selatan Jawa Barat-Jawa Timur berpotensi gelombang setinggi enam meter
Baca juga: BMKG Minta Warga Waspada, Cuaca Ekstrem Diprediksi Hingga Akhir Januari 2026
Lebih lengkapnya, berikut potensi gelombang tinggi yang dirilis BMKG untuk 20-22 Januari 2026:
Tinggi gelombang hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di:
- Selat Malaka bagian tengah
- Selat Karimata bagian utara
- Selat Karimata bagian selatan
- Laut Jawa bagian barat
- Laut Jawa bagian tengah
- Laut Jawa bagian timur
- Laut Bali
- Laut Sumbawa
- Laut Flores
- Teluk Bone
Baca tanpa iklan