Hingga kini, tim DVI telah mengidentifikasi 11 korban, termasuk Suryana, Jajang Tarta, dan Ayu Yuniarti. Proses identifikasi post mortem terus berlanjut.
Baca juga: Berdampak ke 4 Kabupaten Lingkar Gunung Slamet, BNPB Ungkap Penyebab Utama Banjir Longsor
Kehilangan 7 Anggota Keluarga
Di tengah pencarian, kisah pilu datang dari Tanu (48), warga Kampung Babakan, Desa Pasirlangu.
Ia kehilangan tujuh anggota keluarga sekaligus saat longsor.
Tanu hanya sempat menyelamatkan istri dan dua anaknya, sementara enam saudara kandung dan ibu mertua masih tertimbun.
“Uwa tolong wa... suaranya muncul sebentar, lalu hilang sepenuhnya,” ujarnya lirih di posko pengungsian.
Selain kehilangan orang-orang tercinta, 28 ekor kambing miliknya ikut tertimbun dengan kerugian ditaksir Rp84 juta.
“Harta bisa dicari, tapi saya hanya berharap keluarga saya ditemukan,” katanya.
Di tengah duka warga Bandung Barat, aksi cepat dan solidaritas kemanusiaan menjadi harapan yang paling dibutuhkan.
Kehilangan besar ini mengingatkan bahwa bencana bukan sekadar angka, melainkan kisah nyata keluarga yang menunggu kepastian.
Baca tanpa iklan