News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebaran 2026

Remisi Idulfitri, 7 Anak Binaan di Jawa Barat Langsung Bebas

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LANGSUNG BEBAS- Tujuh anak binaan di daerah Jawa Barat langsung bebas usai mendapatkan remisi idulfitri 2026.

Dari 326 napi tersebut, menurut Romi, sebanyak empat orang langsung bebas karena masa hukumannya tinggal kurang dari satu bulan saat mendapatkan remisi.

Rincian dari 326 napi penerima remisi adalah 115 napi kasus narkotika, 67 napi kasus perlindungan anak, 68 napi kasus undang-undang kesehatan, dan 76 napi kasus pidana umum.

Baca juga: 1.515 Napi dan Anak Binaan Terima Remisi Nyepi 2026, 4 Orang Langsung Bebas

Remisi Idulfitri diberikan kepada napi yang beragama Islam. Dari total 437 napi yang menghuni Lapas Blitar, ungkapnya, sebanyak 422 orang beragama Islam. 

Dengan demikian, terdapat 96 napi beragama Islam yang tidak mendapatkan remisi Idul Fitri 2026.

“Sebanyak 36 napi beragama Islam tidak mendapatkan remisi Idul Fitri kali ini karena ada pencabutan (hak) integrasi,” ujar Romi tentang hak napi untuk mendapatkan cuti bersyarat, asimilasi dan lainnya.

Sementara itu, sisanya 20 napi masuk daftar F karena melakukan pelanggaran tata tertib, 21 napi menjalani pidana denda, dan 19 napi baru menjalani masa kurungan kurang dari enam bulan. Hingga 20 Maret 2026, Lapas Kelas II B Blitar dihuni oleh 548 orang, terdiri dari 437 napi dan 111 tahanan.

Secara umum, Romi mengatakan, remisi diberikan secara reguler kepada para napi sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan peraturan yang ada.

“Selain persyaratan administratif, terdapat sejumlah persyaratan bagi napi untuk mendapatkan remisi. Salah satunya, berkelakuan baik,” pungkas Romi.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Ratusan Anak Binaan di Jabar Mendapat Remisi, Tujuh Langsung Bebas

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini