Ada juga kios yang kosong dan tak ditempati.
"Yang di tengah itu banyak toko kecil-kecil, ada ratusan. Isinya macam-macam," jelasnya.
Ratusan Kios Terdampak
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva mengatakan, dari informasi yang ia terima, kebakaran terjadi pada pukul 23.15 WIB.
Mengutip TribunJateng.com, mayoritas kios yang terdampak kebakaran merupakan kios pedagang kaki lima (PKL) yang ditempati secara swadaya.
"PKL di Pasar Kanjengan itu ada sekira 200, ditambah di Blok F sekira 20. Jadi total ada sekira 220 pedagang yang terdampak pada kebakaran itu."
"Namun itu data sementara, untuk pastinya akan kami data kembali," jelasnya.
Baca juga: Kebakaran Asrama Polri Ciledug, 40 KK Terdampak dan Puluhan Rumah Hangus
Sebanyak 26 ruko yang berada di bagian depan pasar juga ikut terdampak kebakaran.
"Untuk ruko yang di depan, ada sekira 26 yang terkena dampak," tambahnya.
Pemkot Semarang pun akan menyiapkan lokasi sementara pagi pedagang terdampak supaya tetap bisa berjualan.
“Kami siapkan tempat di Pasar Kanjengan gedung baru. Mereka bisa tempati untuk sementara waktu agar tetap bisa berjualan,” katanya.
Dari data yang diperoleh, kerugian atas kebakaran ini mencapai Rp2,5 miliar.
"Perkiraan awal sekira Rp1,5 miliar. Kalau ditotal bisa mencapai Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar," tandasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 15 Menit Sebelum Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Anton Dengar Suara Letupan di Ujung Utara
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Rezanda Akbar D)
Baca tanpa iklan