News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korban Kecelakaan Mobil Tertemper Kereta di Grobogan Bertambah, Total 5 Orang Meninggal

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Baru beberapa hari setelah insiden mobil listrik tertemper KRL Commuter Line di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), kini insiden serupa kembali terjadi di Grobogan.

Mobil tertemper kereta terjadi di perlintasan sebidang area Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dan mengakibatkan korban jiwa.

Peristiwa laka tersebut, menjadi sorotan lantaran masih tingginya risiko kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa pengamanan memadai.

Dalam insiden mobil tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Grobogan pada Jumat dini hari, awalnya sebanyak 4 orang menjadi korban jiwa. Selain itu, lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Paska kecelakaan, lima orang yang mengalami luka dirawat di rumah sakit umum di Purwodadi.

Namun, satu korban memerlukan penanganan khusus dan dirujuk ke rumah sakit di Semarang. 

Pada saat penanganan, satu korban tersebut, mengembuskan napas terakhirnya. Total ada lima orang yang menjadi korban laka tertabraknya mobil rombongan pengantar calon Haji di Grobogan ini. 

"Informasi terbaru, tadi ada satu lagi korban (meninggal)," ucap Luqman Arif, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Sabtu (2/5/2026). 

Pihak KAI pun menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya korban dan menyayangkan insiden yang terjadi di Grobogan. 

Sementara itu, Jurnalis Kompas TV, Gesy Lutfiah mengabarkan soal kronologi meninggalnya satu korban lagi kecelakaan kereta di Grobogan. 

Disampaikan bahwa terdapat 4 korban meninggal dunia paska kecelakaan, satu di antaranya balita berusia 3 tahun. 

Dari sembilan penumpang di mobil, lima korban luka dilarikan ke rumah sakit di Purwodadi. Namun, satu korban luka dirujuk ke RS Islam Sultan Agung Semarang karena mengalami cedera di bagian kepala. 

Baca juga: Siapa Bertanggung Jawab Saat Kecelakaan di Perlintasan Kereta? Ini Kata Pengamat 

Gesy melaporkan, awalnya korban sampai di RS Islam Sultan Agung sekira 16.00 WIB dengan keadaan cidera berat di kepala, Jumat kemarin. 

Sehingga dilakukan penanganan di ICU, tetapi korban meninggal dunia pada pukul 22.30 WIB.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini