News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perkuat Ekonomi dan Layanan Kesehatan, Jalur Barat dan Bandara Serui Segera Ditingkatkan

Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEMBANGUNAN JALAN - Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan pentingnya pembangunan jalur barat dan peningkatan fasilitas Bandara Stevamus Rumbewas di Kabupaten Kepulauan Yapen guna memperkuat konektivitas, pelayanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ringkasan Berita:

  • Gubernur Papua menegaskan pembangunan jalur barat Yapen penting mendukung konektivitas, kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
  • Pemerintah Papua memperbaiki jembatan rusak karena akses terputus menghambat transportasi masyarakat dan distribusi ekonomi setempat.
  • Bandara Stevamus Rumbewas akan diperbaiki dan diperpanjang agar pesawat ATR dapat mendarat dengan lancar.

 

TRIBUNNEWS.COM, SERUI– Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan pentingnya pembangunan jalur barat dan peningkatan fasilitas Bandara Stevamus Rumbewas di Kabupaten Kepulauan Yapen guna memperkuat konektivitas, pelayanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurut Fakhiri, jalur barat memiliki peran strategis karena menghubungkan wilayah utara dan menjadi akses utama masyarakat saat cuaca laut buruk.

Fakhiri menjelaskan, pada periode Oktober hingga Februari, tinggi gelombang di perairan sekitar Yapen dapat mencapai 4 hingga 5 meter sehingga menyulitkan aktivitas transportasi laut menuju Serui.

“Di waktu tertentu, bulan Oktober sampai Februari, ombak di wilayah sini bisa sampai 4-5 meter. Ini pasti akan menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas kalau mau ke Serui, khususnya apabila ada yang sakit,” ujar Fakhiri dikutip pada Kamis (21/5/2026).

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua akan melakukan intervensi dengan memperbaiki sejumlah jembatan di jalur tersebut, termasuk mengganti beberapa jembatan kayu yang dinilai sudah tidak layak.

“Pemerintah sedang membangun perekonomian masyarakat mulai dari kampung nelayan dan pertanian. Kalau akses putus, mata rantai ekonomi juga putus. Berarti percuma kita bicara menumbuhkan ekonomi,” katanya.

Baca juga: Cetak Sawah Wanam Papua Selatan Dorong Ketahanan Pangan Indonesia

Selain infrastruktur jalan, Fakhiri juga meninjau kondisi Bandara Serui yang saat ini memiliki panjang landasan sekitar 1,6 kilometer.

Namun, sekitar 200 meter runway dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

Ia menyebut perbaikan bandara sudah masuk dalam program APBN, sementara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mengusulkan penambahan landasan sepanjang 250 meter yang akan didukung Pemerintah Provinsi Papua.

“Kami berharap pesawat ATR bisa landing sehingga aktivitas bandara lancar dan masyarakat dapat bepergian dengan baik,” ucapnya.

Menurut dia, peningkatan kapasitas bandara juga penting untuk mendukung distribusi hasil perikanan serta mempercepat penanganan pasien rujukan ke rumah sakit yang lebih lengkap di Biak.

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini